13 Negeri Belum Ada Pemimpin Definitif

kakihang lah

SAMPAI saat ini, 13 desa dan negeri di Kota Ambon belum miliki pemimpin definitif untuk menjalankan roda pemerintahan di daerah masing-masing.

Demikian disampaikan Kepala Bagian Pemerintahan Pemerintah Kota (pemkot) Ambon, Jhon Tamtelahitu, kepada wartawan di Balai Kota Ambon, Selasa (13/7). Masing-masing desa dan negeri tersebut antara lain Desa Galala, Desa Wayame, Poka, Laha, Hative Besar dan Negeri Rumah Tiga, Kecamatan Teluk Ambon, Desa Nania, Kecamatan Baguala, Desa Seilale, Negeri Rutong, Kilang, Ema, Naku dan Hatalai. Menurutnya, yang menjadi kendala selama ini dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) adalah kerancuan aturan yang tertuang dalam Peraturan daerah (Perda) Kota Ambon Nomor 3 Tahun Nomor 3 Tahun 2009 tentang Negeri Adat. “Untuk pelaksanaan kedepan, harus mengacu para Peraturan Daerah yang berkaitan dengan pengangkatan kepala desa. Selama ini, semua hanya berpikir kalau dalam Perda Negeri Adat, hanya memuat tentang negeri. Tetapi untuk desa juga ada pada pasal 6 dan pasal 50. Hal seperti ini yang sepertinya kurang dipahami oleh masyarakat,” katanya. Dengan muatan Perda tersebut, lanjutnya, siapa pun yang berhak diangkat sebagai kades, pada dasarnya harus berpegang teguh pada adat istiadat setempat yang berlaku serta menjunjung tinggi adat istiadat tersebut. Secara umum, lanjut Tamtelahitu, keberadaan desa pada dasarnya bisa dikatakan sama saja dengan negeri. Hanya saja untuk negeri, sistem pemerintahan yang dijalankan adalah negeri adat. Sedangkan desa adalah negeri yang hanya menjalankan pemerintahan administratif, yang keberadaannya tanpa petuanan, upacara adat dan kelengkapan adat lainnya. Hal ini yang sekarang sementara disosialisasikan secara terus menerus oleh Bagian Pemerintahan Pemkot Ambon. Dari keseluruhan desa dan negeri yang belum memiliki pemimpin definitif itu, ada beberapa yang telah berproses untuk proses pemilihan, bahkan telah melakukan koordinasi dengan Bagian Pemerintahan, untuk keperluan kedepan. Antara lain Desa Wayame, Galala, Rutong dan Kilang.

3 thoughts on “13 Negeri Belum Ada Pemimpin Definitif

  1. Harapan supaya pemerintah kota ambon melalui Kepala wilayah di masing-masing kecamatan untuk mendorong lembaga desa atau saniri negeri segera berproses untuk pembentukan panitia pemilihan kepala desa/raja sesuai peraturan daerah Kota Ambon nomor 13 tahun 2008.

    Kalau tidak, hal ini menunjukan bahwa pemeritah daerah tidak mempunyai kemauan baik untuk membantu penataan pemerintahan sehingga hal ini melecehkan kiemampuan aparatur pemerintah di bidang pemerintahan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s