SIAPA YANG SALAH

Suatu kesalahan terjadi, seketika hadir dalam benak untuk memvonis siapakah yang salah bukan duduknya permasalahan yang dibicarakan melainkan saling menyalahkan. Kecelakaan pesawat terjadi yang disalahkan adalah perusahaan penerbangan, sebuah kendaraan menabrak pejalan kaki, yang disalahkan adalah kendaraan padahal belum tentu kesalahan berada pada kendaraan karena fakta membuktikan kebanyakan terjadi penabrakan diakibatkan oleh pejalan kaki yang tidak berhati-hati menyebrang jalan seakan jalan adalah milik nenek moyangnya dan banyak terjadi kesalahan akibat pengendaranya mabuk dan ugal-ugalan.

Kecelakaan atau tenggelamnya kapal membuat DPRD mengadakan sidang mengambil alih tugas MA memvonis perusahaan yang bersalah akibat kelalaian, mungkin karena anggota dewan merasa ingin mengemban amanat rakyat sehingga rakyat tidak disalahkan. Kesemuanya itu akibat kebiasaan yang telah mendarah daging dalam nafas Indonesia dengan sogok menyogok. Para petugas kapal pasti akan tau tentang aturan-aturan, penumpang telah terbiasa dengan adat sogok menyogok menggiurkan petugas yang mungkin saja gajinya pas-pasan. kucing saja mau apalagi manusia pasti akan tergiur.

Kesadaran masyarakat masih terhitung sangat kurang, kadang mereka sadar bahwa jika salah menyebrangi jalan mungkin bisa ketabrak namun  kadang pula ketergesa-gesaan dan keegoan membuat mereka lupa baik yang mengendarai dan yang berjalan kaki, terlebih lagi di kampung-kampung dimana dapat dilihat gejala semau gue, ini kampung gue, ada apa-apa kamu pasti benjol dikeroyok orang sekampung. Kadang para penumpang pesawat maupun kapal laut sadar akan muatan, namun tidaklah diindahkan dikarenakan oleh ketergesaan mereka yang memaksa memberikan umpan segar kepada petugas.

Jika kesadaran masyarakat sulit untuk diubah, setidaknya ada solusi lain yang dapat mendukung dalam membantu menanggulangi masalah, misalnya dengan membuat trotoar khusus pejalan kaki, jalanan pun dibuat beberapa road sesuai kecepatan kendaraan, kapasitas kapal ditambah atau dengan menambah jumlah dan rit kapal dan sebagainya.

kesadaran akan pentingnya nyawa, pentingnya uang, pentingnya kesadaran makin dapat digalakkan untuk menghindari hal-hal yang tidak untuk saling menyalahkan melainkan sadar akan kesalahan sebelum berbuat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s