PERESMIAN KAKIHANG LAHA

PERESMIAN KAKIHANG LAHA

 

Kakihang Laha

Negeri Laha merupakan salah satu negeri adat tertua di pulau Ambon, dimana dilihat dari sejarahnya, keberadaan negeri Laha telah ada sejak ira-kira pada tahun 1314 M, yang kemudian oleh pemerintah Hindia Belanda mengadakan pendataan ulang terhadap setiapa Dati di Pulau Ambon pada tahun 1418 M (berdasarkan register dati negeri Laha).

 

Kakihang Laha

Tentulah sebagai negeri yang tua akan memiliki banyak kelebihan dan kaya akan budaya bila dibandingkan dengan negeri lain terlebih lagi dengan negeri-negeri dan desa-desa yang lahir setelah pemekaran, hal ini dapat dilihat dari beberapa fenomena berikt, antara lain; Kain Salele putih yang pernah dipublikasikan dalam suatu acara adat di Laha, yang tadinya kain tersebut digunakan pada adat negeri yang telah berbaur dengan islam, namun pda perkembangannya telah menjadi suatu yang umum di setiap negeri. Begitu pula halnya dengan Tari Parisi.

 

Kakihang Laha

Di dalam bahasa Laha, Rumah tua adat dinamakan Kakihang, sedangkan Rumah Tau adalah rumah tua bagi setiap Soa. Sementara negeri-negeri adat yang ada di Ambon menggnakan nama baileo untuk rumah adat mereka, namun setelah negeri Laha meresmikan Kakihangnya yang telah banyak mengalami perbaikan dan kerusakan yang dipublikasikan melalui sarana informasi yang ada di Maluku dan di tanah air dalam hal ini, TVRI Maluku, Ambon TV, Metro TV dan lainnya dengan menggunakan kalimat ”Peresmian Kakihang Laha”, berbondong-bondong negeri adat di Ambon mulai menggunakan nama Kakihang terhadap rumah adat mereka. Hal ini dengan sendiri menunjukkan salah satu dari bukti akan tuanya negeri melalui pengaruh adat dan budayanya.

Kiranya negeri adat semacam inilah yang seharusnya mendapatkan porsi yang lebih dari pemerintah daerah maupun pusat dalam melstarikan adat istiadat yang ada di Ambon khusunya dan di tanah air pada umumnya.

2 thoughts on “PERESMIAN KAKIHANG LAHA

  1. Saya mau tanya anda melakukan penulisan dan pengakun bahwa rumah adat yang di beri nama KAKIHANG, apakah itu sudah betul merupakan bahasa dari laha itu sendiri atau menggunakan bahasa dari yang lainnya, anda ngerti nda arti dari KAKIHANG tersebut anda pasti terkejut setelah mengetahui apa arti yang sebenarnya, jadi orang jangan asal nulis kalau nda ngerti tentang sejarah jangan asal-asalan. Ha’hu

  2. Perbedaan bahasa dan persamaan kata yang multi meaning dalam bahasa-bahasa yang ada adalah wajar, karena bahasa itu selalu mengikuti perkembangan, sehingga kadang dijumpai arti suatu kata itu menyempit atau meluas, menunjukkan bahwa bahasa itu elastis dengan zaman.

    Contoh kata Kakihang,dalam bahasa Laha artinya rumah tua adat atau kata lain seperti ata, belum tentu di daerah lain kata tersebut akan mempunyai makna yang sama dan sebagus penggunaan dan maknanya. Misal yang lain, Kata Kusuma, dalam bahasa indonesia mungkin artinya bagus, namun jangan coba-coba menanyakan artinya dalam bahasa Arab. dan seterusnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s